[FF-Part 10] This Song For You

kyuyoung-couple

Kibum POV

Sungguh sebenarnya apa yang ada dipikiran yeoja jelek ini, dia yang meminta untuk aku dan dia menjadi seorang kekasih hari ini, tapi ternyata didalam hatinya di menganggap aku adalah seorang yang murahan, murahan, benar-benar sekarang aku membencinya sangat benci padanya.

“Eomma aku pulang”

“Bum, kenapa Young tidak bersamamu?”

“Lupakan dia eomma, dia itu gadis busuk”

“Jaga kata-katamu Bum”

“Aku mau tidur”

Sooyoung POV

Aku lega untuk bisa mengatakan itu pada Kibum Oppa tanpa rasa bersalah dan gemetar, aku lega pada diriku sendiri, uhmm aku lelah aku ingin tidur.

Drrrrrtttt drrrrtttt

Aigoo siapa malam-malam mengirimkan sms huh? Menyebalkan sekali, uhh ini dari Kyuhyun.

–         Bagaimana kabarmu Young ?

–         Gwenchana…

–         Ada yang ingin ku katakan padamu besok di sekolah

–         Sampaikan sekarang saja Kyu

–         Tidak bisa nanti akan panjang

–         Tapi….

–         Tapi apa ?

–         Besok adalah saatnya pendonoran Kyu

–         Mwo?

–         Ne…

–         Apakah Kibum mengetahui ini?

–         Tidak, hari ini aku sengaja menyakiti hatinya agar dia tidak sakit ketika aku mati

–         Bukankah kau membutuhkannya?

–         Aku tak boleh egois Kyu, aku bisa tenang kalau dia tidak menangis ketika aku mati

–         Bagaimana kau bisa…

–         Sudahlah, apa yang ingin kau katakan?

–         Aku menyukaimu

–         Kyu… kau tau kan kalau aku akan mati, tolong jangan kau buat hatimu terluka karena ku

–         Aku akan tetap menyukaimu Young, sekarang jangan pernah pikirkan apa yang barusan kukatakan

–         Baiklah, aku akan tidur dulu Kyu

–         Ne …

Kyuhyun POV

Inilah jawaban dari semua yang aku tanam dalam hati, dia benar-benar mencintai Kibum dan membutuhkannya, ia tidak pernah bermain-main dalam perkataannya, ia juga tidak pernah membagi kesedian pada orang yang ada disekitarnya, yang ia bagi hanyalah kebahagiaan.

Keesokan harinya~~~~

“Uhh, dimana sih Young?”

“Taeyoon-ssi, karena kau sendiri aku bolehkan duduk disini?”

“Tidak mau, mian Shindong-ssi”

“Baiklah”

Sahabat baiknya pun tak pernah diberi tau apa penyakitnya, bagaimana rasa sakit yang dia rasa, bagaimana bisa orang yang baik seperti dia berumur pendek?, pak guru  datang kekelas entah sepertinya ia tau apa yang terjadi pada Sooyoung.

“Anak-anak, mari kita terus berdo’a pada Tuhan dan meminta pada-Nya agar Lee Sooyoung diterima disisinya. Hari ini ia akan menjalani operasi donor jantung dengan Lee Yuri”

“Mwo? Yuri adalah kakak Sooyoung kan?”

“Pak guru apa anda tak salah?”

“Orang tuanya mengkonfirmasi jika dia sekarang menjalani operasi”

“Soooyouuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunnnng, kenapa?”

END OF FLASHBACK

Author POV

Sekarang adalah masa dimana Sooyoung dikelilingi orang yang mempunyai ilmu tinggi dalam bidang kedokteran, hari ini juga adalah hari dimana Sooyoung sendirian  untuk menjalani kematian. Yuri, dia sedang menangis sekarang, mungkin dia sedih kenapa ia harus mengambil nyawa adiknya sendiri, dan akhirnya saatnya operasi tiba.

Kyuhyun POV

Kenapa aku bodoh sekali? Seharusnya aku memberi tau ini kepada Kibum, bodoh. Sekarang aku berlari meninggalkan pelajarann dan menuju ke lapangan olahraga, karena Kibum sedang olahraga.

“Apa kau tau apa yang terjadi pada Sooyoung, Sunbae?”

“Walau dia mati aku tak akan peduli padanya” jawab Kibum dingin

Buakkkk ….

Kibum POV

Aku tak mengerti apa yang dipikirkan Kyuhyun, dia tiba-tiba menanyakan gadis sialan itu lalu memukulku, alhasil sudut bibirku pun berdarah.

“Cho Kyuhyun, apa aku bersalah padamu sehingga kau memukulku?”

“Shiro Sunbae, kau bersalah pada Young!”

“Apa yang kau katakan?”

“Dia membutuhkanmu, bahkan sangat membutuhkanmu”

“Huh, jangan sebut nama gadis sialan itu lagi!”

“He yah, kau tau dia sekarang sedang berjalan menuju kematian”

“Maksudmu?”

Kyuhyun POV

“Maksudmu?”

“Dia akan mendonorkan jantungnya pada unnie-nya”

“Mwo?”

Kulihat Kibum sangat shock mendengar apa yang kukatakan, wajahnya berubah menjadi pucat, dia hanya bisa menatapku hampa.

“Dimana? Dimana dia sekarang?”

“Rumah Sakit, dia sedang menjalani operasinya sekarang”

“Neonappun Yeoja-ya, wae?”

“Dia menyakitimu agar kau tidak menangis ketika kematiannya tiba”

“Cho Kyuhyun, wae? kenapa kau baru memberitahuku sekarang?

“Young tak mau kau menangis”

Kibum POV

Dalam pikiranku sekarang, aku hanya teringat potongan-potongan memori ketika aku bersama Young, dia pernah berkata bahwa orang yang menuju ke surga akan kesepian sebelum mereka di surga.

“Sooyoung, apa yang harus kulakukan?”

“Hey, Kim Kibum kau harus ke Rumah Sakit, lihat wajahnya untuk terakhir kali”

Author POV

Kibum berlari cepat, bahkan sangat cepat ia tak mau kehilangan orang yang sangat ia cintai melebihi dirinya sekalipun. Tanpa berhenti dan merasa lelah ia terus berlari.

“Ahh…hahhh…haa, Sillyehamnida dimana kamar operasi Lee Sooyoung?”

“Mianhe kami tidak bisa beri tau”
Tolong beri tau aku dimana?

“Mianhe kami harus menjaga privasi pasien”

Neo michesseo? Aku hanya perlu nomor kamar tapi ka terus menjawab MIANHE?

“Oppaa?”
“Youu..Youngg?”

*Flashback*

Yuri POV

Aku tak bisa menerima ini, menerima kebaikan dari dongsaengku yang terus menyayangiku, aku ingin membalas kasih sayangnya.

“Eommaa, apa kau sangat mencintaiku?”

“Ne, Eomma sangat mencintaimu, neomu saranghae”

“Lalu biarkan aku mendonorkan hatiku untuk Young”

“Mwo? Ani ! aniyo”

“Eomma kau bilang kau mencintaiku”

“Yuri-ahh”

Operasi Berlangsung ~~~

“Eommaaaaa….”

“Ne?”

“Eomma, aku minta maaf eomma, hikss..”

“Jangan menangis Sooyoung-ku sayang…”

“Eomma Yuri Unnie?”

“Ia baik-baik saja ia, ia pergi ke vila keluarga kita”

“Mianhe eomma, mianhe. Wae? mengapa Yuri unnie yang menyelamatkan aku?”

“Yuri unnie sangat menyayangimu”

Sooyoung POV

Wae? mengapa semua menjadi seperti ini? Aku merasa sangat berdosa pada Yuri Unnie, seharusnya aku yang menyelamatkannya, tapi wae?

“Ahh…hahhh…haa, Sillyehamnida dimana kamar operasi Lee Sooyoung?”

Seperti suara Kibum Oppa, huh benar-benar dia kah?

Author POV

Young bangun dari tempat tidurnya, ia merasa bahwa ada seseorang yang memanggil namanya, walau perih di perutnya masih belum sembuh.

“Oppaa?”

“Youu..Youngg?”

“Wae? mengapa kau…”

Kibum memeluk Young dengan erat

“Young mianhe, mian karena aku tidak mengerti maksud perkataanmu, mianhee”

“Oppa? Gwenchana?”

“Ne ! Nae eodiga Yuri unnie?”

“Hiks.. dia mendonorkan hatinya untukku, ia sekarang berada di vila bersama Eomma dan Appa”

“Vila? Wae?”

“Kata Eomma, Unnie sangat bahagia di Vila, ia tak mau bertempat tinggal selain di Vila”

Yuri sebenarnya telah tiada, Eommanya menggunakan alasan Yuri ingin tinggal di Vila karena ia tidak mau Young merasa bersalah atas meninggalnya Yuri, bahkan sampai 5 tahun berjalan Young tidak tau apa-apa

Kibum POV

5 tahun setelah Young operasi, aku terus bersamanya bahkah terus disampingnya, kini kami menjadi sepasang kekasih yang sebenarnya bukan ‘Only One Day’dan kami sekarang bekerja di perusahaan Sooyoung Appa, Lee Sungmin Company.

Jika kalian bertanya apa yang terjadi pada Kyuhyun aku akan menjawabnya.

“Ji Eun Noonaa!”
CHUU~~
“Yaa! Kyu kau memang evil!”

Kyuhyun dan Ji Eun, ahh kalian pasti tau apa yang terjadi pada mereka, yah mereka menikah mendahului kami.

“Young-ssi, kapan kita akan seperti mereka?”

“Yaa! Oppa kau babo?”

In Heaven ~~

Yuri POV
Kalian tau ternyata ada yang lebih baik dari pada kematian, disini kalian dapat melihat semua orang-orang yang kalian sanyangi menangis untuk kalian, senang untuk kalian, dan tulus untuk kalian. Bahkan kalian dapat melihat orang yang sebenarnya sangat mencintai kalian.

images (1)

END Part 10

Kyaaa😄 akhirnya kelar juga FF panjang nan sendi ini😀
Buat Readers sorry ya soalnya udah bikin ceritanya Yuri Unnie meninggal ^_^V
Peacee…
RCL yahh
Adakah yang mau dibuatin cerita Young dan Ki Bum setelah kejadian ini?
Comment ne😀

atau mau baca FF lain ?
Other FF :

The Wizard Spell

Break Down

Let This Die (Our Story)

Overdose (Behind Our Pain)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s