[FF-Part 1] Break Down

1
Genre: Sad Romance, Funny, Family, Comedy

The Cast :

Chen EXO-M as Kim Jong Dae

Oh Sehun EXO-K as Oh Sehun

Im Yoona SNSD as Im Yoona

Seo Ji Hye 49 Days as Moon Hyun Jung

Sung Yeon as Yeon

An Other

Sehun POV

Pagi ini, seperti biasa selalu ada sebuah hadiah dari seseorang di locker-ku , entah siapa yang memberiku hadiah ini tapi aku yakin dia adalah ‘Secret Admirer’. Entahlah tapi hadiah itu selalu membuatku semangat untuk menjalani hari-hariku, sebenarnya aku mulai jatuh cinta pada Secret Admirer ku ini.

“Sehun-ah~~”

“Mwo?”

“Ah tidak aku hanya menyapamu”

“Oh! Apa kau tidak ke kelas Im Yoona?”

“Uhmm, aku menunggumu”

“Wae? apa kau jatuh cinta padaku?”

“Mm..mmm..MWO?”

“Aniyo ayo kita ke-kelas”

“Ah Ne !”

Hyun Jung POV

Kupandangi pemandangan di luar kelasku, aku yakin keadaan di luar sana lebih baik dari pada disini. Aku mulai bosan dengan belajar yang tidak akan berguna bagi masa depanku, entah setan apa yang merasukiku aku lebih suka belajar memasak, belajar Bahasa Inggris, atau belajar ekonomi dari pada aku harus belajar tentang sejarah Korea.

“Yaaa, Hyun Jung ah kau melamun Namja itu lagi?!”

“Ahhh, apa pelajarannya sudah selesai?”

“Hyun Jung – ah mengapa kau jadi pelamun seperti ini huh? ”

“Molla, aku juga tak tau Yeon”

“Jangan bersembunyi lagi Moon Hyun Jung !”

“Apa Maksudmu Yeon?”

“Mengakulah padanya Hyun”

Kata-kata Yeon memang benar, tak seharusnya aku terus bersembunyi di balik semua ini, aku harus menghadapi apa yang kutimbulkan sebelumnya.

Sehun POV

Alangkah senangnya hati ini ketika istirahat dimulai, hahaha memang tak seharusnya remaja Korea Selatan belajar seperti di sekolah ini, seharusnya mereka cukup untuk waktu istirahat.

“Uhmm, apa ini?”

-Akulah Secret Admirer-mu selama ini, apa kau mau bertemu denganku? Taman Belakang Sekolah 16.00 KST-

Apakah ini benar-benar Secret Admirer-ku? Apa yang harus kulakukan? Aghrr Yang lebih penting apa yang harus kukatakan padanya?

16.00 KST @ Taman Belakang Sekolah

Hyun Jung POV

Apakah Sehun akan datang kesini? Ahhh aku tak bisa membayangkan jika aku menjadi Yeoja Chingu seorang Namja yang popular di Seluruh sekolah. Oh! Bukankah itu Yoona? Wae? Mengapa dia disini? Molla, aku tidak peduli.

Omo! Omo! Bukankah dia Sehun? Deg..deg.degg… aku mencoba berdiri dan menatapnya, dia berjalan menuju kepadaku, aku..aku.. jantungku berdegub keras sekali.

OMO!

“Sehun – ah!”

Sehun POV

Bukankah ini sudah pukul 16.00? tapi aku masih belum melihat siapa ‘Secret Admirer’ ku, ku putuskan untuk berjalan menemukannya. Oh ada seseorang, bukankah dia Moon Hyun Jung ? Apakah diaa?

“Sehun – ah!”

“Im Yoona? Apa yang kau lakukan disini huh?”

“Apa kau benar-benar tak tau?”

Aku hanya menggelengkan kepalaku, dan berjalan mendekati Yoona.

“Akulah Secret Admirer-mu selama ini, kau sudah membaca pesanku kan?”

“Jinjja? Apa kau benar-benar? Huh?”

“Ne, Akulah Secret Admirer itu”

“Im Yoona, Apa kau mau menjadi Yeoja Chingu-ku?”

“Tentu saja aku akan menjadi Yeoja Chingu-mu”

Dan ternyata selama ini Secret Admirer-ku sudah ada di dekatku, bahkan sangat dekat. Aku berjalan mendekati Yoona lebih dekat dan kupeluk dia di dekapanku.

Hyun Jung POV

Eommaaa.. Eottokke? What Should I Do? Namja yang kucintai sedang berpelukan dengan Yeoja lain yang mengaku sebagai Secret Admirer-nya. Ige Mwoya? Hatiku..hatiku… aku tak bisa menahan semua ini.

Tanpa pikir panjang aku berlari mengikuti arah kakiku pergi, aku tak tau apa yang harus kulakukan dan bagaimana aku akan bersikap selanjutnya, aku hanya bisa menangis saat ini.

“Aggggrrrrrrhhhhhhhhhhhhhhhhh IGE MWOYA? MWOYA?

Srakkkk…..

“Eommaaaaaaaaaaaaa… Appoo”

Aku hanya bisa menatap langit sore yang menggambarkan bagaimana hatiku saat ini, bagaimana sakitnya hatiku saat ini.

*Flashback*

Yoona POV

“Yaaa, Hyun Jung ah kau melamun Namja itu lagi?!”

“Ahhh, apa pelajarannya sudah selesai?”

“Hyun Jung – ah mengapa kau jadi pelamun seperti ini huh? ”

“Molla, aku juga tak tau Yeon”

“Jangan bersembunyi lagi Moon Hyun Jung !”

“Apa Maksudmu Yeon?”

“Mengakulah padanya Hyun”
Hyun Jung? Dia menyukai seseorang? Siapa dia? Kuingat-ingat semua gerak-gerik nya selama ini, yah aku ingat dia pernah menaruh sesuatu di Locker milik Sehun. Tunggu saja aku akan mengawasimu.

(Ketika Hyun Jung Meletakkan Notice di Locker Sehun)

Huhh! Ternyata benar ia suka pada Sehun, aku tidak akan membiarkannya memiliki Sehun, Ia adalah milikku dari dulu tidak ada yang bisa memilikinya selama ini hanya aku.

*Flasback End*

[Hyun Jung POV ]

Aku berjalan menuju kerumahku sungguh rasanya badanku ini berat, bukan! Bukan badanku yang berat melainkan hati ini yang berat. Oh Tuhan jika bisa aku mengulang waktu, aku tidak akan pernah menyatakan perasaanku pada Sehun.

Akhirnya sampai di rumah…

Ting Tong Ting Tong..

[Eomma Hyun Jung POV]

Apa yang terjadi pada putri tunggalku ? mengapa ia belum pulang dari sekolah ? Aku sudah menghubungi Yeon tapi ia juga tidak mengetahui dimana Hyun Jung berada.

Ting Tong Ting Tong..

“Hyun Jung – Ah ! Mengapa kau barrr….”

Belum selesai aku berbicara, aku melihat pakaian Hyun Jung sedikit sobek dibagian atas dan lututnya tergores benda tajam, juga rambutnya yang sudah tak rapi lagi. Tiba-tiba dia memelukku dan menangis.

“Eomma biarkan aku tinggal dengan Appa, hikss”

“Hyun Jung – ah, apa yang sebenarnya terjadi padamu?”

“Eomma aku tidak ingin lagi tinggal disini, aku benci disini !”

Apa yang sebenarnya terjadi pada putriku?

[Hyun Jung POV]

“Eomma aku tidak ingin lagi tinggal disini, aku benci disini !”

Mianhe Eomma, aku tidak membencimu aku juga tidak benci disini hanya saja aku ingin memulihkan hatiku dari rasa sakit yang amat sangat, Mianhe Mianhe anakmu ini tidak bermaksud untuk membuatmu sakit.

Setelah aku sampai di rumah, aku hanya mengganti pakaianku dan menangis di kamarku, aku benar-benar tak kuat untuk menahan rasa sakit ini.

[Eomma Hyun Jung POV]

“Ne, Dia ingin tinggal bersamamu di Amerika”

“Arraseo besok aku akan mengemasi barangnya dan mengantarnya ke Bandara Incheon”

Hyun Jung hanya menangis dikamarnya ia tak makan, minum, atau bicara. Entah apa yang terjadi padanya.

[Hyun Jung POV]

Hari ini adalah keberangkatanku ke Amerika, tentu saja tidak ada Sehun yang mengantarku pergi, Aku sengaja tidak memberitahukan pada Yeon atau teman-temanku bahwa aku pindah.

“Eomma aku akan pergi, Gwenchana?”

“Ne, Gwenchana Eomma tau kau pasti punya alasan walau tak bisa untuk kau jelaskan pada Eomma”

“Hiduplah dengan baik disini, aku akan kembali kesini suatu saat”

“Ye, Eomma akan menunggu sampai kau siap”

“Anyeong Hi Gyeseo”

2 Tahun Kemudian @ Los Angeles, America

[Appa Hyun Jung POV]

“Dokter apa dia akan kembali seperti semula lagi?”

“Maaf tapi saya akan mencoba untuk mengembalikannya seperti semula”

“Apakah depresinya sudah mereda?”

“Dia sudah menceritakan semuanya pada saya, dan saya tau apa yang harus saya lakukan, hanya saja ini butuh proses yang sedikit lama”

“Dokter, Sembuhkanlah ia segera, saya tidak tega melihatnya seperti ini”

“Ne”

[Author POV]

Pria berumur 20 tahun yang sukses di America, dia yang mengurus Hyun Jung ketika depresi menyerang-nya, dan dia adalah orang pertama yang bisa membuat Hyun Jung bercerita dan menenangkan Hyun Jung.

“Jung? Hyun Jung – ah ? apa kau ada disini?”

“Jong Dae?”

“Ne, it’s me Jong Dae”

“Wae? Mengapa kau kesini?”

“Jung, maukah kau kencan denganku?”

“Mwo? Kencan? Mianhe tappp”

“Sttttt, Geumanhe ayo kita pergi kencan, kau harus jalan-jalan untuk sesekali”

“Tapi bagaimana jika nanti aku merepotkanmu?”

“Kau tidak pernah merepotkanku, karena kau adalah orang yang kucintai”

“Geuman, Geumanhe kau membuatku ingin muntah”

“Hahahaha, ayolah cepat bersiaplah”

[Hyun Jung POV]

Jong Dae orang yang selama 6 bulan terakhir tinggal bersama denganku, awalnya Appa tak menginjinkan aku tinggal bersama Jong Dae, tapi aku sangat nyaman dengannya bahkan aku sangat suka dengan perilakunya padaku, walau umur kami terpaut 3 tahun tapi kami sejalan. Yang lebih penting aku hampir bisa melupakan Sehun.

“Yaaa, Jong Dae !”

“Mwo? Bisakan kau memberitahuku bagaimana cara memakai ini?”

“Ne, kau hanya perlu masuk di lubang ini dan kau harus menutup resletingnya”

“Baiklah akan kucoba, tapi diamlah disitu karena mungkin kau harus membenahinya”

“Yes My Princess”

Entah mengapa pikiranku seperti hilang entah kemana setelah aku mengalami depresi, aku lupa cara memakai pakaian, cara makan, bahkan cara mandipun aku lupa, tapi aku bersyukur ada Jong Dae yang selalu setia membimbingku.

“Jong Dae – ah, tolong aku untuk menaikkan resletingnya”

“Ne”

[Jong Dae POV]

“Ne”

Hyun Jung, aku sangat mencintainya, bahkan aku rela menukar semua kekayaanku dengannya, walaupun 6 bulan terakhir ini dia masih terus memikirkan Sehun dan masih mengharap Sehun, Tapi aku  yakin suatu saat Tuhan akan membalas ketulusanku dengan sedikit ruang dihati Hyun Jung.

“Apa kau sudah siap Jung?”

“Ne aku sangat siap”

“Kemana kita akan pergi? Bioskop? Taman? Atau Laut ?”

“Jong Dae, Aku ingin ke Laut”

“Baiklah kita akan kesana Jung”

[Hyun Jung POV]

Entah apa yang kurasakan saat ini, tapi aku sangat menyukai ekspresinya, tawanya bahkan sikapnya padaku. Aku terus menatap Jong Dae dan terus berpikir apa yang sebenarnya aku rasakan.

“Jong Dae – Ah, apa yang kau pikirkan saat ini?”

“Aku sedang memikirkan bagaimana kita kedepan”

“Jinjja? Ige Mwoya?” aku menunjuk sebuah barang di laci mobil

“Hem? Itu…itu adalah stethoscope”

“Bukankah ini milik dokter?”

“Ne, itu adalah milik ma Ajhussi, Kim Dae Hae”

“Ohh, Jong Dae – ah apa aku boleh jujur? ”

“Ne, kau boleh jujur padaku”

“Aku ingin ke Korea”

[Jong Dae POV]

“Aku ingin ke Korea”

“Mwo?”

Seketika aku menghentikan mobil yang sedang kami pakai, aku sangat kaget ketika Hyun Jung memintaku untuk pergi ke Korea, apakah dia merindukan Sehun?

“Yaaa, mengapa kau menghentikan mobilnya tiba-tiba?”

“Hyun Jung –ah, kau mau ke Korea?”

“Ye, aku sangat rindu disana aku juga rindu Eomma”

“Apakah aku saja tak cukup untuk hidupmu?”

“Ye? Apa maksudmu?”

Aku memutar balik arah mobil ini, menginjak gas dan bergegas pulang, entah setan apa yang memasukiku aku sangat marah ketika tau Hyun Jung ingin pulang ke Korea. Korea? Apakah aku tidak cukup untuknya?

[Hyun Jung POV]

Mwo? Ada apa? Wae? Mengapa Jong Dae memutar balik arah? Apa dia ada urusan mendadak? Ketika kulihat wajah Jong Dae, aku menyadari sesuatu kini wajahnya berubah ia terlihat marah dan mengamuk di dalam hatinya.

“Jong Dae – ah, wae?”

“………………..”

1 Hour Later @ Home

Jong Dae hanya diam sampai rumah, dia terlihat marah dan tidak peduli lagi padaku. Perlahan tapi pasti  aku menuju kamar Jong Dae, dan….

Tok..tok..tokk

“Jong Dae – ah? Wae? Mengapa kau jadi seperti ini hum?”

“Hyun Jung – ssi, ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu”

“Ye?”

“Kau tau kan perasaanku padamu?”

“Uhm” aku mengangguk

“Jika kau tau seharusnya kau tidak akan pernah kembali ke Korea, dan satu lagi mungkin aku bisa menahan perasaanku padamu – tapi aku tak bisa melihatmu dengan orang lain”

“Kau tau orang paling beruntung di Dunia ini adalah aku, kau tau mengapa?”

[Author POV]

Jong Dae hanya menggelengkan kepalanya dan memandang Hyun Jung, Berusaha menebak apa yang akan dikatakan oleh mulitnya, tapi ia tak bisa menebaknya.

“Karena Tuhan telah memberiku pendamping yang selalu mencintaiku apa adanya, dan Ia telah memberiku seseorang yang selalu kuat menghadapiku”

Kemudian, Jong Dae hanya bisa tertunduk lesu, ia merasa bersalah pada Hyun Jung. Ia menganggap selama ini Hyun Jung tidak pernah menganggap Jong Dae sebagai seseorang yang berarti, tapi ia salah selama ini Hyun Jung Menganggap seorang yang sangat berarti. Jong Dae Menangis karena ini.

[Jong Dae POV]

@Incheon Airport 08.00 KST

Akhirnya aku menuruti kemauan Hyun Jung untuk ke Korea, kami berangkat pada saat itu juga, mungkin kami hanya beberapa hari di Korea namun aku yakin bahwa inilah cobaan dalam hidupku yang paling berat.

“Hyun Jung – ssi, Which One Do You Want Coffee or Tea ?”

“Uhmm, I Want Coffe”

“Okay, Ahjjumma Coffee Dua”

“Ne, Apa dia istrimu?”

“Ahh, Ani Ma Chingu”

“Yeoja Chingu?”

“Ani Ani, Chingu bukan Yeoja Chingu”

“Kalian berdua cocok sekali, ini 2 Coffee Gratis untuk kalian”

“Mwo? Gratis? Wae?”

“Sudahlahh”

“Ah Gomawo Ahjjumma”

“Ye”

“Come On, Hyun”

Kami menaiki kereta untuk menuju rumah Hyun Jung Eomma, harus kuakui aku juga rindu suasana Korea yang seperti ini, tenang-damai-sejuk, hanya saja aku lebih menyukai suasana yang sekarang daripada dulu, karena ada Hyun Jung disampingku.

[Hyun Jung POV]

@Hyun Jung House at Korea

“Eommaaaaaa”

“Aigoo, Hyun Jung?”

“Kyaaa, Eomma Bogoshipo huh Eomma Bogoshipo”

Kupeluk erat Eommaku, aku melepaskan rasa rinduku pada eomma.

“Hemm, Ehemm” kurasa Jong Dae mulai berdehem hahaha..

“Oh, eomma dia adalah Namja Chingu-ku (Teman Laki-laki)”

“Omo? Kau sudah punya Namja Chingu (Kekasih) ?”

“Eommaaaa! Chingu”

“Ne, Ne”

“Jong Dae Imnida, Hyun Jung Chingu”

“Masuklah aku sudah menyiapkan makanan untuk kalian”

[Jong Dae POV]

Hyun Jung tak ada disampingku ia sedang menyiapkan makanan,sedangkan aku berhadap dengan seseorang yang melahirkan orang yang sangat kucintai, aku juga takut jika ia tidak akan mengijinkanku untuk mencintai anaknya. Oh My God, Help Me!

“Bagaimana kau bisa bertemu Hyun Jung”

“Sebelumnya kami bertemu di jalan, saat itu Hyun Jung sangat ketakutan dengan sekitarnya dan aku berusaha menolongnya. Ah ini anda bisa lihat bekas cakaran Hyun Jung karena aku mendekatinya” jelasku singkat

“Oh, Mianheyo, maafkan Hyun Jung saat itu dia sangat sangat sedih, tapi aku tak tau sebabnya”

“Ah Ne, Ini bukan luka yang dalam. Mwo? Anda tidak tau sebabnya?”

“Ye waktu itu dia hanya diam dan tiba-tiba ingin pergi ke Amerika, Jangan-jangan kau tau?”

“Ne, aku tau sebabnya, aku akan menceritakannya pada anda tapi jika keadaan Hyun Jung sudah pulih”

“Arraseo, Gomawo Jong Dae kau telah menolong Hyun Jung”

“Ne”

Next Part?
Part 2
RCL yahh :D

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s